Jumat, 21 Februari 2014

puisi "ketidak-fahaman"

DUNIA TUA

Ketika semua tlah tunjukkan asalnya
Hakikat dunia tertindih oleh faktanya
Pastilah insan mampu melihatnya
Kepudaran ilusi
Kepudaran yang semakin tertampak jelas
Sadarkah inti ini?
Apakah mungkin bumi tunjuk kemarahannya?
Bagaimana dengan tetesan air langit?
Atau bahkan api yang berkobar tak kunjung padam?
Angin pun tak mau menyisakannya
Tunggulah waktu kan menjawab
Manusia – manusia acuhkan amanat
Keserakahan zaman mampu menguasai
Atas nama kehormatan tundukkan kekhilafan
Dunia menguasai jiwa kita!
Dunia menguasai raga kita!
Gemerlap gejolak tak mampu menyelimuti
Senandung ironi kini biasa saja
Benar miris dirasanya
Benar mati otak kalian!
Dunia tak terselamatkan

Hingga benar tlah disemayamkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template by Clairvo Yance
Copyright © 2012 rAuTaN peNsiL and Blogger Themes.