SIMISKIN
SUSAH SEKOLAH
“SALAH SIAPA?”
Seperti
yang kita ketahui pendidikan merupakan proses yang sangat penting dalam
kehidupan. Pendidikan diperlukan agar Indonesia tidak marak dengan adanya
pembodohan. Penempuhan pendidikan di Indonesia saat ini diwajibkan selama
9tahun (tingkat SMP) yang rencananya akan ditingkatkan menjadi wajib belajar selama
12tahun (tingkat SMA). Namun, kenyataannya masih banyak pula anak yang tidak
sekolah maupun putus sekolah.
Salahkah
pemerintah? Yang katanya biaya sekolah sangat mahal_lah,
banyak penarikan uang yang digunakan untuk keseahteraan siswa_lah, pemenuhan
fasilitas_lah, peningkatan kualitas-lah, ini_lah, itu_lah yang membuat rakyat
kecil semakin tercekik. Namun, pada kenyataannya saat ini upaya pemerintah
sudah dalam masa perbaikan dengan merealisasikan bantuan-bantuan (beasiswa)
bagi siswa dan sudah banyak pula sekolah tanpa pemungutan biaya atau gratis. Tetapi,
banyak orang yang kurang memanfaatkan
bahkan tidak mengetahui tentang hal tersebut.
Salahkah
orang tua?
Yang
katanya tidak sanggup untuk menyekolahkan anaknya. Dalam benak mereka pastinya
menginginkan hal yang terbaik untuk anak mereka. Namun, karena keadaanlah
mereka terpaksa tidak menyekolahkan anaknya, bahkan menyuruh anak mereka untuk
bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup keuarga. (bayangkan!) di usia mereka yang
masih memasuki masa-masa untuk bermain juga belum memasuki masa produktif kini
terpaksa harus bekerja. Lagi-lagi karena desakan ekonomi.
Salahkah
anak?
Yang
katanya malas untuk bersekolah, dengan membawa berbagai alasan seperti lebih
suka bermain dan bekerja (untuk mendapatkan uang). Dalam benak mereka pastinya
ada keinginan untuk sekolah seperti anak-anak yang mampu. Namun, mereka sadar
diri akan keadaan ekonomi orang tua mereka. Sehingga lebih memilih untuk tidak
sekolah maupun putus sekolah.
Jika
bukan salah pemerintah, bukan salah orang tua, bukan salah anak. Jadi salah
siapa?

salah manusianya kan,,, pada point pertama sudah dijelaskan bahwa
BalasHapus"kenyataannya saat ini upaya pemerintah sudah dalam masa perbaikan dengan merealisasikan bantuan-bantuan (beasiswa) bagi siswa dan sudah banyak pula sekolah tanpa pemungutan biaya atau gratis. Tetapi, banyak orang yang kurang memanfaatkan bahkan tidak mengetahui tentang hal tersebut"
ya iyalah manusia,, msak hewan? mksud saya manusia dlam kongrit sbg pemerintah? org tua? anak?? atau ada yg laenx lgy gtuu??????
BalasHapuslha itu kan udah dijawab..
BalasHapus"Tetapi, banyak orang yang kurang memanfaatkan bahkan tidak mengetahui tentang hal tersebut"
brati salah orang tuanya. hahaha
jangan slhkan org tua ,,, krnna kbutuhan untuk pangan skrg smakin sulit,, krna kterpksaan para ortu memilih untuk menyuruh anak2 mreka bkrja dr pd skolah
BalasHapus:D salah penulisnya ni kyaknya wkwkwk
BalasHapus