“Bersamamu sobat”
Berundung tawa selimuti nadi
Terurai nan jadi sinar mentari
Akan tetap dalam hangatnya untaian ikatan
hakiki
Saudara meski kita tak bersaudara
Keluarga meski kita bukan keluarga
Helaian pelengkap satu untuk
bersama
Bersama-sama,, kamu, aku,
kita,,,,
Gelombang
sejarah telah jadi bukti
Rajutan
hidup semuanya
Yang
Tak kan pernah tergerus oleh waktu sekalipun
Seolah pelangi yang berikan
warna
Hidup ini indah, begitu
bukan?
Kau bagian hidupku
jadi yang terpenting,
terindah, nan tergores dalam hati
ku ada untuk mu ada
dan hanya bersama kita ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar