Anak “moedha”
kenal HARKITNAS ????
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Hay kawant,, kali ini saya akan
memberikan opini saya mengenai HARKITNAS. OK LET’S GO!!
HARKITNAS?? Hari upacara nasional??
Susah rasanya membedakan keduanya. cz becz, menurut saya harkitnas dianggap
sebagai acara ceremonial tanpa membawa rasa nasionalisme yang berarti. Bahkan,
lebih ironinya sekarang mana?? Manaaa?? Acara ceremonial yang simpel begitu saja
tidak dilaksanakan. Apakah ini balasan kita terhadap para pejuang kita yang
bertumpah darah memerdekakan bangsa kita?? Sungguh sangat ironi. Dalam hidup
modern ini Hanya beberapa glintir orang saja yang mengerti akan rasa
nasionalisme terhadap bangsa.
Orang yang harusnya mengerti akan
bagaimana pentingnya harkitnas saja sikapnya seperti itu, bagaimana dengan anak
muda?? Apakah peduli?? Apakah sangat bersemangat?? Atau malah acuh?? Anda bisa
menilai sendiri bagaimana yang sebenarnya terjadi.
My opinion, Seribu banding satu anak
muda yang peduli. Rasa nasionalisme anak muda di indonesia ini terbilang
sangatlah mengecewakan. Bahkan banyak anak muda yang lebih menyukai budaya luar
daripada budaya dalam negeri. Apalagi dengan maraknya korean’s style yang
semakin menjauhkan anak muda dari cinta budaya tanah air.
Budaya-budaya dalam negeri dianggap
katrok!! Norak!! Kampungan!!
“aaach sudahlaaah??”,,,
Ayolaaach kawaaant... kita berubah!
Pupuk rasa nasionalisme dalam diri,
masa depan bangsa dan karakter bangsa
ada di pundak kita!!
(jangan lah gengsi terhadap budaya
yang perlu kita banggakan ini, Berfikirlah,, kalau bukan kita siapa lagi!!)
Indonesia penuh dengan kebudayaan.
Dan kebudayaan itu “PANTAS” bersaing dalam kancah internasional. Apakah kita
tidak bangga jika budaya kita dikenal oleh bangsa lain??
“INDONESIAN’S STYLE VS. KOREAN’S
STYLE”
Kembali mengenai HARKITNAS, hari
kebangkitan nasional seharusnya dijadikan momentum bagi negara untuk bangkit
dari keterpurukan. Kita jadikan harkitnas sebagai bom peledak untuk
membangkitkan semangat bangsa yang sedang mati suri ini. Jangan berfikir “kita
mampu apa?? Kita hanya segelintir orang yang tidak berarti bagi negara” Itu
sangatlah “SALAH” kawant, karena majunya bangsa tergantung pula pada kita yakni
generasi muda Indonesia.
Pembangunan karakter bangsa dapat kia
mulai dengan hal kecil yaitu membenahi intern kita terlebih dahulu. Selain itu
:
Ø
kita dapat Menyebarkan virus kebudayaan kepada khalayak muda.
Ø
Kita amankan anak muda dari pembodohan.
Ø
Dan kita jaga api semangat para kaum muda.
“Semua itu
tidak lain dan tidak bukan hanya untuk kita, untuk bangsa, dan untuk kedamaian
anak cucu kita nanti”
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.
Oleh : EVITA .N. AZIZAH
(MAT. 2012.C)
yang gue tau si cuma HARPITNAS
BalasHapussotosop
jiaahahaha tetep aj niech orang?? kyak anak SD aj
BalasHapusbiarin daripada kayak anak tk
BalasHapuskaghak baek?? itu namanya kamu menghindari takdir?
BalasHapus(klo qm emang udah tua) :D